GELANDANGAN

kering sudah rasanya air mataku
terlalu banyak sudah yang terbuang
menangis meratapi hidupku
nasib buruk seorang tuna wisma

langit sebagai atap rumahku
dan bumi sebagai lantainya
hidupku menyusuri jalan
sisa orang yang aku makan
langit sebagai atap rumahku
dan bumi sebagai lantainya
hidupku menyusuri jalan
sisa orang yang aku makan

jembatan menjadi  tempat perlindungan
dari terik matahari dan hujan
begitulah hidup yang aku jalani
entah sampai kapan hidup begini

kering sudah rasanya air mataku
terlalu banyak sudah yang terbuang
menangis meratapi hidupku
nasib buruk seorang tuna wisma

langit sebagai atap rumahku
dan bumi sebagai lantainya
hidupku menyusuri jalan
sisa orang yang aku makan
langit sebagai atap rumahku
dan bumi sebagai lantainya
hidupku menyusuri jalan
sisa orang yang aku makan

jembatan menjadi  tempat perlindungan
dari terik matahari dan hujan
begitulah hidup yang aku jalani
entah sampai kapan hidup begini
hem hem hem hem hem hem…..

::


by : Rhoma Irama

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PENA ARSKY - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger